Rumus Excel

Untuk menguasai Excel, tentunya tidak mungkin jika kita tidak memahami dan menguasai kumpulan formula atau rumus yang disertakan.

Rumus sendiri adalah suatu gabungan dari beberapa elemen yang akan menghasilkan suatu nilai kembalian. Elemen-elemen tersebut adalah :
> nilai konstan berupa angka atau teks
> referensi cell
> operator fungsi

Contoh rumus dan hubungan dari tiap elemen tersebut di atas ditunjukkan pada ilustrasi berikut.




Daftar Operator yang Dapat DigunakanSelain fungsi, banyak juga yang menanyakan bagaimana penggunaan operator seperti tanda +, -, *, /, dan lain-lain.

Berikut adalah kategori dan daftar operator yang ada pada Microsoft Excel 2007 dan keterangan untuk membantu menjelaskan penggunaannya :

Operator Aritmatika
1. + (tanda plus) : digunakan untuk menjumlahkan dua nilai.
2. - (tanda minus) : digunakan untuk mengurangi dua nilai, atau digunakan sebagai tanda negasi pada suatu angka konstanta.
3. * (tanda bintang) : digunakan untuk mengalikan dua nilai.
4. / (tanda garis miring) : digunakan untuk membagi suatu nilai dengan nilai lainnya.
5. % (tanda persen) : digunakan untuk merepresentasikan nilai persentase.
6. ^ (tanda sisipan) : digunakan sebagai tanda pangkat.



Operator Perbandingan Nilai
a. = (tanda sama dengan) : menunjukkan apakah nilai yang satu sama dengan nilai lainnya.
b. > (tanda lebih besar) : menunjukkan apakah nilai yang satu lebih besar dengan nilai lainnya.
c. < (tanda lebih kecil) : menunjukkan apakah nilai yang satu lebih kecil dengan nilai lainnya.
d. >= (tanda lebih besar sama dengan) : menunjukkan apakah nilai yang satu lebih besar atau sama dengan nilai lainnya.
e. <= (tanda lebih kecil sama dengan) : menunjukkan apakah nilai yang satu lebih kecil atau sama dengan nilai lainnya.
f. <> (tanda lebih kecil dan lebih besar) : menunjukkan ketidaksamaan antara dua nilai.




Operator Penggabungan Teks
& (tanda dan / ampersand) : digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih teks.




Operator Referensi
: (tanda titik dua) : operator range (rentang nilai) yang mengambil dua referensi sel sebagai awal dan akhir rentang nilai.
, (tanda koma) : operator union yang digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih referensi menjadi satu referensi sel.
 (tanda spasi) : operator irisan yang digunakan untuk menghasilkan perpotongan dari dua referensi atau lebih menjadi satu referensi sel.






Penggunaan Fungsi IF pada Excel

Pada Excel 2007 dan versi sebelumnya, fungsi IF merupakan fungsi dasar yang digunakan untuk mendapatkan nilai berdasarkan kondisi tertentu.

Fungsi ini sering disebut sebagai fungsi keputusan, dimana kita menetapkan rule / aturan yang akan mengambil keputusan pengembalian nilai yang berbeda dari input yang masuk.

Syntax dasar dari fungsi IF adalah sebagai berikut

IF(logical_test_value, value_if_true, value_if_false)

Contoh PenggunaanMisalkan kita memiliki contoh data penjualan sederhaan berikut ini. Total Bayar pada kolom "Total Bayar" (G) akan diisi dengan potongan diskon 10% dari "Total" jika pada kolom "Diskon" terdapat nilai "Y".


Pemecahannya untuk cell G2 adalah sebagai berikut :
=F2*IF(C2="Y",0.9,1)

Penjelasan :
Nilai G2 (Total Bayar) didapat dari hasil perkalian F2 (Total) dengan 0.9 (diskon 10%) jika nilai C2 (Diskon) adalah "Y".
Jika nilai C2 (Diskon) bukan "Y" maka tidak ada diskon, dan nilai G2 sama dengan nilai F2.







Contoh Penggunaan Fungsi SumIF

PendahuluanSUMIF adalah fungsi penjumlahan nilai-nilai yang terdapat pada suatu range data, namun nilai yang diambil adalah berdasarkan pada satu pengkondisian atau filter yang ditentukan oleh kita.

Syntax dari fungsi SUMIF adalah sebagai berikut :
SUMIF(range, criteria, [sum_range])

Keterangan
range : adalah range dari cell-cell yang ingin kita evaluasi berdasarkan kriteria yang akan kita tentukan.
criteria : kondisi atau aturan filter yang ingin kita gunakan.
sum_range : jika ini disebutkan maka range ini yang akan jadi acuan untuk mengambil nilai, tetapi posisinya sesuai dengan kolom - baris dari range yang terfilter.

Contoh Penggunaan
1. Sebagai contoh, kita memiliki data range seperti terlihat di bawah ini (A2:D10). Yang ingin kita lakukan adalah mengambil total dari Kacang saja kemudian ditempatkan hasilnya pada D11.


2. Tempatkan cursor pada cell D11 dan ketikkan formula berikut :
=SUMIF(D3:D10,"=Kacang",C3:C10)
ini artinya dari range kriteria dari D3:D10, kita mengambil yang nilainya Kacang saja. Setelah itu ambil range nilai yang akan dijumlah yaitu C1:C10.



3. Hasilnya akan terlihat sebagai berikut. Nilai 15 didapatkan sebagai total jumlah untuk Kacangsaja.


4. Selesai









Menghitung Rata-rata dengan Average

PendahuluanFunction AVERAGE adalah fungsi yang bisa kita gunakan di Excel untuk menghitung rata-rata dari suatu range nilai.
Syntax dari AVERAGE adalah sebagai berikut :

AVERAGE(range1, [range2], ...)

Keterangan
range1 : adalah nilai tunggal atau range dari cell-cell yang ingin kita hitung nilai rata-rata.
range2 : adalah nilai tunggal atau range kedua dari cell-cell yang ingin kita hitung nilai rata-rata (opsional).
ObjektifBerikut adalah gambaran contoh perhitungan yang ingin kita lakukan.





Langkah Penggunaan AVERAGE

a. Buatlah satu file workbook baru pada Excel 2007.
b. Pada sheet1, masukkan data dengan layout seperti berikut.



c. Data tersebut adalah data fiktif penjualan 4 kuartal dari suatu minimart. Kita akan menghitung rata-rata penjualan per kuartal.
d. Tempatkan cursor pada alamat B9. Masukkan rumus berikut dan tekan Enter :
=AVERAGE(C5:C8)


e. Hasil perhitungan nilai rata-rata adalah 11,050 seperti terlihat pada gambar berikut.
f. Selesai




Comments

Popular posts from this blog

DDL (DATA DEFINITION LANGUAGE)

KODING DERET FIBONACCI C#

Cara Mengatasi Tombol FN Error