DML (DATA MANIPULATION LANGUAGE)
NAMA : CYNTHIA STEFFI CLIFF
KELAS : SI 12 A
NIM : 12.12.0037
KELAS : SI 12 A
NIM : 12.12.0037
I.
PERMASALAHAN
Dalam
program oracle SQL Plus terdapat
perintah DML yang berfungsi untuk memanipulasi data-data pada tabel.
ü
Merancang program SQL Plus dengan menggunakan
DML (Data Manipulation Language).
II.
LANDASAN TEORI
Laporan ini menjelaskan
tentang DML pada SQL Plus yang terdiri atas :
1. Pembahasan
perancangan program SQL Plus dengan menggunakan DML untuk membuat tabel.
2. Pengertian
dan contoh perintah DML (Data Manipulation Language)
3. Manfaat
DML (Data Manipulation Language)
III.
PEMBAHASAN
1)
Merancang
program SQL Plus dengan menggunakan DML (Data Manipulation Language).
Untuk merancang tabel pada SQL Plus dengan DML caranya hampir sama
dengan menggunakan DDL hanya saja di dalam DML terdapat perintah yang tidak ada
di DDL.
Sebelum memulai membuat tabel dengan menggunakan DML sebaiknya jalankan
oracle 10g dengan memasukan “user” dan “password”. Untuk menyimpan hasil
eksekusi sql ke dalam file maka aktifkan mode spool diikuti parameter naa file
yang akan digunakan untuk menyimpan hasil eksekusi tersebut. Kemudian untuk
menonaktifkan ketikkan SPOOL OFF. Contoh :
SQL > SPOOL D:\steffi12120037\sales.txt
Menentukan
format tanggal menjadi day-mont-year
SQL
> alter session set nls_date_format=’DD-MON-YYYY’;
Contoh
tabel wilayah :
SQL
> CREATE TABLE WILAYAH
2
(KODE_WILAYAH NUMBER(3) CONSTRAINT PK_WIL PRIMARY KEY,
3 NAMA_WILAYAH
VARCHAR2(30) NOT NULL;
2)
Pengertian
dan contoh perintah DML
Ø
DML (Data Manipulation Language) adalah
perintah-perintah untuk memanipulasi data pada basisdata, misalnya tentang
untuk memilih data (query), menyisipkan, mengubah, dan menghapus data dalam
basis data. Bentuk manipulasi yang dapat dilakukan oleh DML adalah untuk
keperluan pencarian kembali data lama, penyisipan data baru, penghapusan data,
perubahan data. DML dibagi menjadi 2 jenis yaitu procedural dan non procedural.
Ø
Contoh
perintah DML dan fungsinya :
DESC à
menampilkan tabel. Contoh : desc pelanggan.
ADD à
menambah kolom pada tabel. Contoh : alter table pelanggan add agama
varchar2(7).
DROP à
menghapus kolom. Contoh : alter table pelanggan drop column agama.
INSERT à
memasukan data ke dalam tabel. Contoh : insert into wilayah values(1,’jawa’);
UPDATE à
merubah isian data yang telah dilakukan. Contoh : update wilayah set
nama_wilayah=’sumatra’where kode_wilayah=1;
DELETE à
menghapus isian tabel. Contoh : delete from wilaya;
AS à
mengubah judul kolom dengan menggunakan nama ALIAS(AS). Contoh : select
kode_wilayah as kode, nama_wilayah as nama from wilayah;
SELECT à
melihat di table wilayah. Contoh select * from wilayah;
3)
Manfaat
DML :
a. Pengambilan
informasi yang disimpan dalam basis data
b. Penyisipan
informasi baru ke basis data
c. Penghapusan
informasi dari basis data
d. Modifikasi
informasi yang disimpan dalam basis data
e. Query
adalah perintah yang ditulis untuk mengambil informasi.
IV.
KESIMPULAN
Dari laporan praktikum III tentang DML dapat disimpulkan
bahwa dalam pembuatan/ merancang tabel
di program SQL Plus memerlukan adanya perintah-perintah yang dapat memanipulasi
data tabel itu sendiri seperti perintah ADD, DROP, INSERT, DELETE, dll.
Perintah tersebut dapat menyisipkan, mengubah, maupun menghapus data.
Saran :
Dalam perancangan DML
tersebut apabila terjadi error sebaiknya diusahakan agar tidak panic dan untuk
membuat tabel DML pada program SQL Plus juga user membutuhan ketelitian yang
tinggi. Serta dengan DML ini tabel dapat diubah sesuai keinginan agar tidak
terjadi kerepotan.
V.
DAFTAR PUSTAKA
Comments
http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/3239/1/Kommit2004_elektronika_komputer_026.pdf
semoga bermanfaat yaa :)