DDL (DATA DEFINITION LANGUAGE)


NAMA          : CYNTHIA STEFFI CLIFF
KELAS         : SI 12 A
NIM                : 12.12.0037














  I. PERMASALAHAN



Dalam program SQL Plus terdapat program DDL (Data Definition Language) yang digunakan untuk mendefinisikan objek database, misalnya saja untuk mengubah/ membuat struktur tabel.



ü Merancang program SQL Plus dengan menggunakan DDL untuk membuat sebuah tabel.





























II. LANDASAN TEORI



Laporan praktikum II menjelaskan tentang DDL pada SQL Plus yang terdiri atas:

1. Pembahasan perancangan program SQL Plus dengan menggunakan DDL untuk membuat sebuah tabel.

2. Definisi dan sejarah pada DDL (Data Definition Language)

3. Contoh pernyataan SQL Plus pada DDL.

4. Contoh pembuatan tabel DDL dengan program SQL Plus.

















III. PEMBAHASAN



1) Pembahasan perancangan tabel DDL dalam program SQL Plus.

Secara umum, DDL yang digunakan adalah CREATE untuk membuat objek baru, USE untuk menggunakan objek, ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek.



Untuk merancang sebuah tabel maka hal yang harus dilakukan adalah dengan memasukan “username” pada aplikasi oracle SQL Plus terlebih dahulu. Bentuk umumnya :

CREATE TABLE nama_table(

Ø Contoh : Buat tabel guru yang terdiri dari NIG dengan 32 char, nama dengan 64 char.

Ø Sintaks : CREATE TABLE GURU(

NIG VARCHAR2(32) not null,

NAMA VARCHAR2(64) not null,

JENIS_KELAMIN CHAR not null,

TGL_MASUK DATE,

STATUS_PEG CHAR not null,

constraint PK_GURU primary key (NIG));



Jika sudah merancang tabel, untuk mengecek kembali dapat menggunakan “select object_name,object_type from user objects;”



Fungsi pada query database table :

a. SHOW DATABASE → menampilkan semua database.

b. SHOW TABLES → menampilkan semua nama table dalam satu database.

c. USE [DBName] → menggunakan/ memilih database tertentu.

d. DESCRIBE[Table Name] → menampilkan isi tabel dalam database.

e. CREATE DATABASE[DBName] → membuat database.

f. CREATE TABLE[TableName] → membuat tabel.

g. DROP DATABASE[DBName] → menghapus database.

h. DROP TABLE[TableName] → menghapus tabel.







2) Definisi dan Sejarah Pada DDL



a. DDL (Data Definition Language) adalah sintaks mirip dengan computer bahasa pemrograman untuk mendefinisikan struktur data, terutama skema database.



b. Sejarah DDL

Konsep DDL, nama pertama kali diperkenalkan dalam kaitannya dengan CODASYL model database, mana skema database ditulis dalam sintaks bahasa menggambarkan catatan, lading, dan set dari pengguna data model. Kemudian digunakan untuk merujuk kepada subset dari Structure Query Language (SQL) untuk membuuat tabel dan kendala. SQL-92 memperkenalkan bahasa skema manipulasi dan tabel skema informasi untuk skema permintaan. Tabel ini informasi yang ditetapkan sebagai SQL/ Skema di SQL : 2003.









3) Contoh Pernyataan SQL Pada DDL

Ø Pernyataan CREATE

Untuk membuat database baru, tabel, indeks, atau query yang tersimpan. Sebuah CREATE pernyataan dalam SQL dalam menciptakan objek dari suatu sistem manajemen database.

Contoh : CREATE TABLE [……..]



Ø Pernyataan DROP

Untuk menghancurkan database yang sudah ada, tabel, indeks, atau melihat. Sebuah DROP dalam SQL berarti menghapus objek dari sistem manajemen basisdata. DROP pernyataan berbeda dengan DELETE dan TRUNCATE, dalam DELETE dan TRUNCATE tidak menghapus tabel itu sendiri. Misal : DELETE pernyataan mungkin menghapus beberapa data dari tabel sementara meninggalkan meja itu sendiri dalam database, sedangkan DROP akan menghapus seluruh tabel.



Ø Pernyataan ALTER

Untuk memodifikasi objek database yang sudah ada. Sebuah ALTER pernyataan dalam SQL mengubah sifat dari objek dalam sebuh sistem manajemen basisdata. Misal : perintah untuk menambahkan (kemudian hapus) kolom bernama gelembung untuk tabel yang ada berwarna wastafel akan menjadi :

ALTER TABLE ADD wastafel INTEGER gelembung;

ALTER TABLE DROP gelembung wasteful KOLOM;



Ø Pernyataan Integritas Referential

Untuk mendefinisikan integritas referensial hubungan, biasanya diimplementasikan sebagai kunci asing tag di beberapa kolom dari tabel. Kedua laporan dapat dimasukan di dalam CREATE TABLE atau ALTER TABLE kalimat.









4) Contoh Pembuatan DDL pada SQL Plus



SQL>create tabel belajar(

NIG VARCHAR2(32)not null,

Kode_MP VARCHAR2(32)not null,

Kelas_Id VARCHAR2(32)not null,

Hari Varchar2(32),

constraint PK_Belajar primary key (NIG,Kode_MP,Kelas_Id),

constraint Belajar#GURU_FK foreign key(NIG)

references Guru (NIG),

constraint Belajar#MP_FK foreign key(Kode_MP)

references MP (Kode_MP),

constraint Belajar#Kelas_FK foreign key(Kelas_Id)

references Kelas (Kelas_Id));













IV. KESIMPULAN



Dari laporan praktikum II tentang DDL dapat disimpulkan bahwa dalam pembuatan/ merancang tabel di program SQL Plus memerlukan adanya pernyataan-pernyataan DDL seperti CREATE, ALTER, USE, ataupun DROP untuk memenuhi syarat agar program DDL dapat berjalan dengan baik. Tidak hanya itu untuk menjalankan program juga membutuhkan missal pernyataan yang berupa VARCHAR dan panjang pada karakter yang diinginkan.



Saran :

Dalam perancangan DDL tersebut apabila terjadi error sebaiknya diusahakan agar tidak panic dan untuk membuat tabel DDL pada program SQL Plus juga user membutuhan ketelitian yang tinggi agar nantinya saat program tidak error karena, jika sudah mengalami error/ kesalahan user harus mengetik ulang kembali dari awal. Contoh yang biasa sering terjadi adalah kurang adanya tanda( ; ) di akhir pernyataan.













































V. DAFTAR PUSTAKA

ü http://kartikoedhi.wordpress.com/2012/07/09/sql-statement-ddl/

ü http://en.wikipedia.org/wiki/Data_definition_language

ü http://lowblogid.blogspot.com/2010/04/pengertian-ddl-data-definition-language.html

Comments

Popular posts from this blog

KODING DERET FIBONACCI C#

Cara Mengatasi Tombol FN Error